Badan Intelijen Negara (BIN) memfasilitasi para talenta muda Papua agar menjadi generasi unggul, kreatif, dan berjiwa pelopor. Salah satu konsep yang dikembangkan adalah membuat PYCH (Papua Youth Creative Hub).
PYCH merupakan pusat kreativitas yang diresmikan Presiden RI Joko Widodo pada akhir Maret lalu. Berada di Poros Wahno, Abepura, Provinsi Papua, sebagai upaya mempersiapkan anak muda jelang masa bonus demografi yang akan segera dialami Indonesia.
Baca Juga: Indonesia Didaulat Jadi Tuan Rumah World Water Forum 2024
Gagasan PYCH ini, terealisasi setelah sebelumnya Presiden Joko Widodo bertemu dengan 23 tokoh Papua Muda Inspiratif yang mewakili tujuh wilayah adat tanah Papua. Mereka bergerak di berbagai sektor, meliputi sektor teknologi, pertanian, perikanan, perternakan, industri kreatif, pendidikan dan kesehatan, UMKM dan e-commerce, sosial budaya, termasuk pelestarian suku bahasa di Papua.
“Dari hanya 23, jumlah Papua Muda Inspiratif telah berkembang mencapai lebih dari 12.800 orang. Hasilnya berkembang terus, terlihat dari tingginya animo anak muda Papua untuk bergabung di Papua Youth Creative Hub ini,” kata Kepala BIN Budi Gunawan, dikutip dari Indonesia.go.id.
Anak Papua dan Sistem Operasi Komputer Sendiri
Dari bidang teknologi, sekelompok siswa SMK Negeri 3 Jayapura berhasil mengembangkan sistem operasi komputer yang ditanamkan langsung ke dalam smartphone dan laptop dengan merek TOP.ID.

Baca Juga: Kawasan Dieng Akan Dipercantik untuk Kembangkan Potensi Pariwisata
TOP.ID adalah singkatan dari Torang Papua Indonesia. TOP.ID merupakan merek smartphone dan laptop pertama asli rakitan anak Papua. Saat ini, merek tersebut sedang dalam proses pendaftaran sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Sistem operasi yang ditanamkan memiliki tampilan yang menarik dan mudah digunakan. Untuk smartphone, memiliki spesifikasi model M13 dengan RAM 12 GB dan ROM 512 GB. Sedangkan laptop TOP.ID menggunakan memori sebesar 8192 MB dengan kecepatan baca mencapai 2133 MHz. (dms/red)
