Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido yang berlokasi di Desa Watesjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (31/03/2023).
Proyek yang digarap anak usaha milik Hary Tanoesoedibjo, PT MNC Land Tbk (KPIG) ini dibangun di atas lahan seluas 1.040 hektare dengan total tanah seluas 3.000 hektare.
Di kawasan ini juga dibangun sejumlah fasilitas, diantaranya theme park, technopark and data center, movieland, lido music & art center, retail, dining, and entertainment, lido world garden, lido hotel and resort extension, golf club, golf course, serta sarana dan prasarana lainnya.
Baca Juga: Pempek Asal Palembang Masuk dalam 5 Besar Seafood Terenak di Dunia
Sesuai dengan rencana investasi, dalam 20 tahun ke depan KEK Lido akan merealisasikan investasi sebesar Rp 32 triliun dan akan menyerap 29.545 orang tenaga kerja.
Saat meresmikan, Presiden Joko Widodo mengungkapkan harapannya supaya masyarakat yang biasanya senang berlibur ke luar negeri, sekarang bisa berlibur di dalam negeri saja.
“Masyarakat kita yang liburan ke luar itu ada 11 juta. Kalau kita rem separuh saja, itu devisanya sangat besar sekali yang tidak terbuang untuk masuk ke negara yang lain. Hal seperti inilah yang diharapkan oleh pemerintah, agar pembangunan infrastruktur yang telah kita kerjakan itu betul-betul secara ekonomis dimanfaatkan oleh sektor swasta,” kata Jokowi.
Presiden menambahkan, bahwa infrastruktur yang telah dibangun pemerintah, baik jalan tol, pelabuhan, hingga bandar udara, dapat dimanfaatkan oleh sektor swasta untuk mendapatkan nilai-nilai keekonomian. Salah satunya adalah KEK Lido, yang memanfaatkan konektivitas Jalan Tol Jagorawi (Jakarta-Bogor-Ciawi) dan Jalan Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi). (red/dms)
