Pemerintah gencar berupaya untuk memberikan pelayanan semaksimal mungkin bagi para pemudik dalam rangka mengamankan arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri, dengan menyiapkan berbagai fasilitas dan strategi pengamanan yang ketat.
Salah satu upayanya dengan menggelar Operasi Ketupat 2023 yang menjadi kewenangan Kepolisian RI. Dalam apel gelar pasukan di Jakarta, Senin (17/4) kemarin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka pelaksanaan Operasi Ketupat 2023 yang berlangsung secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.
Baca Juga: Presiden Jokowi Berharap KEK Lido Menjadi Destinasi Wisata Favorit
Untuk Operasi Ketupat kali ini, disiagakan 148.261 personel gabungan yang terdiri dari TNI-Polri dan stakeholder lainnya guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pemudik.
Beberapa strategi yang dilakukan untuk mengamankan arus mudik dan balik lebaran 2023, antara lain penerapan rekayasa lalu lintas, mulai dari Contra Flow, One Way, serta pengamanan pada jalur non-tol.
Tidak hanya yang berkaitan dengan lalu lintas, pengamanan di permukiman juga disiagakan dengan mengerahkan tiga pilar, yakni RT/RW, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas untuk melakukan patroli menjaga rumah warga yang ditinggalkan saat mudik.
