Caesar Archangels Hendrik Meo Tnunay, siswa sekolah dasar (SD) asal Provinsi Nusa Tenggara Timur atau NTT, sukses menjuarai lomba Matematika tingkat dunia.
Nono, sapaan akrab siswa tersebut, merupakan siswa kelas 2 SD Inpres Buraen 2, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ia berhasil menjadi juara 1 International Abacus World Competition, Abacus Brain 2022 dan merupakan satu-satunya peserta asal Indonesia yang mampu meraih peringkat pertama pada kompetisi tersebut semenjak ABG didirikan pada 2003 silam.
Abacus World Competition 2022 merupakan kompetisi matematika dan sempoa tingkat dunia untuk seluruh siswa Abacus Brain Gym (ABG) dari berbagai negara. Nono berhasil menggeser 7.000 peserta lain dari berbagai negara, termasuk Qatar dan Amerika Serikat.
Baca Juga: Pasca Pandemi, Indeks Pariwisata Global Indonesia Mengalami Peningkatan
“Sebelumnya, Nono juara 3 tahun 2021 di Abacus Brain Gym, tetapi sejak itu dia bertekad untuk menjadi juara 1. Makanya setiap hari Nono belajar terus, rutin mengikuti kursus online sempoa metode gasing. Nono dapat menyelesaikan 20 soal matematika dalam waktu 3 menit.” kata Nur, Ibunda Nono.
Dalam ajang itu, Nono mendapatkan piala, sertifikat dan hadiah uang tunai sebesar 200 dollar Amerika Serikat. Penghargaan itu diserahkan oleh Juli Agustar Djonli selaku Founder Abacus Brain GYM (ABG) Amerika Serikat.
Keberhasilan Nono di Abacus Brain Gym, secara otomatis mengangkat nama Kabupaten Kupang yang merupakan salah satu kabupaten termiskin di NTT (menurut data Badan Pusat Statistik 2021) (red/dms)
